Berawal pada tahun pelajaran 1989-1990 dengan jumlah siswa 17 dan 6 pendidik, dibawah pimpinan Sr. Maria Yosefa SND,S.Pd, SMP Notre Dame terus bertumbuh dan berkembang . Visi – misi sekolah terarah pada pendampingan generasi muda yang tumbuh dan berkembang secara utuh , sehat jasmani dan rohani, kuat dalam semangat iman, berbagi kasih dengan sesama terutama yang lemah, miskin dan terlantar.
Bangunan sekolah berlantai empat dengan sarana prasarana yang cukup memadai terealisasi diresmikan pada tagnggal 1 Nopember 1997 oleh Bapak Menteri Pendidikan dan kebudayaan , Bapak Prof. Dr. Ing Wardiman Djojonegoro dan diberkati oleh Bapak Uskup Agung Jakarta, Mgr. Julius Kardinal Darmaatmadja, SJ pada tanggal 16 Desember 1997.
Hingga kini SMP Notre Dame tetap terbuka melayani generasi muda di usia remaja dengan jumlah siswa 356 dan jumlah pendidik 27. Seluruh warga sekolah berkomitmen setia dan profesional pada visi – misi sekolah memenuhi kebutuhan pertumbuhan dan perkembangan siswa sesuai dengan tuntutan dan perkembangan zaman. Program sekolah mengarah pada pelayanan pendidikan yang berkualitas .
Aktivitas belajar - mengajar yang bersifat akademis maupun non akademis mengarah pada pendampingan siswa menuju kecerdasan otak, hati, jiwa dan raga.
Sarana – prasarana sekolah menyediakan ruang ber- AC untuk belajar di kelas, di Laboratorium Biologi , di Laboratorium FĂsica, di Perpustakaan, di Studio musik, di ruang Audio Visual, di ruang Serba Guna, dan di ruang Bimbingan Konseling .
Dengan situasi dan kondisi sekolah demikian saat ini SMP Notre Dame menjadi ajang prestasi dan prestise bagi siswa dan pendidik serta seluruh warga sekolah. Demikian kilas balik SMP Notre Dame yang selalu berjuang melangkah maju setapak demi setapak dengan dukungan berbagai pihak, terutama Kepala suku dinas pendidikan dasar, Jakarta Barat, pengawas SMP Kec. Kembangan, Ketua Sanggar 021 dan jajarannya, para donatur, para pemerhati, para relasi kerja sama , para alumni, para orang tua siswa dan semua pihak yang terkait .
|